PANGANDARAN, Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mulai diperbaiki setelah anjlok saat peresmian pada Minggu (30/8/2026) sore. Kamis (3/9/2026), personel TNI bersama warga membersihkan bagian jembatan yang terdampak. Perbaikan dilakukan untuk memulihkan akses yang selama ini digunakan masyarakat.
Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan turut turun langsung dalam proses pemulihan tersebut. Menurut Kurniawan, pemulihan jembatan menjadi hal yang lebih mendesak dibanding mencari pihak yang harus disalahkan atas kejadian tersebut.
Kita turut prihatin atas kejadian itu, dan kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kembali apa yang terjadi, ” ujar Kurniawan kepada wartawan di sekitar Jembatan Gantung Pongpet.
Ia mengatakan, Jembatan Pongpet merupakan akses penting bagi warga Margacinta. Jalur tersebut digunakan anak-anak untuk pergi ke sekolah, petani beraktivitas, hingga warga yang membutuhkan akses untuk berobat.
“Jadi, di balik penyesalan saya dan kita stop untuk saling menyalahkan, ada anak-anak sekolah, petani, warga yang sakit yang membutuhkan akses ini, ” katanya.
Terbuka jika pembangunan diambil alih gubernur Kurniawan juga merespons rencana Gubernur Jawa Barat mengambil alih pembangunan Jembatan Gantung Pongpet.
Menurut dia, pihaknya terbuka terhadap masukan maupun solusi dari berbagai pihak untuk menangani kondisi jembatan yang anjlok saat peresmian. “Pada intinya kita menerima masukan maupun solusi dari pihak manapun, ” kata Kurniawan.
Kurniawan mengatakan, perbaikan Jembatan Pongpet tidak hanya ditujukan agar akses tersebut kembali bisa digunakan. Aspek keamanan dan kualitas konstruksi juga menjadi perhatian dalam proses selanjutnya. “Kita lakukan evaluasi. Lalu, akan kami perbaiki untuk ke depannya. Sehingga faktor keamanan dan kualitas akan terus kami tingkatkan, ” ujarnya.
Kodim 0625/Pangandaran, kata dia, akan ikut menangani perbaikan jembatan dengan meningkatkan kualitas serta keamanan konstruksinya.
Pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait dan pihak yang memiliki keahlian dalam konstruksi jembatan. “Jadi, kami dari Kodim Pangandaran akan memperbaiki jembatan gantung ini dengan meningkatkan kualitas ataupun keamanan dari konstruksi tersebut, ” kata Kurniawan.
Selain membantu perbaikan, personel TNI juga bergotong royong bersama warga membersihkan lokasi. Bantuan beras turut diberikan kepada masyarakat sekitar, khususnya para seniman yang terdampak setelah akses jembatan terganggu. Kurniawan berharap proses pemulihan dapat dilakukan bersama-sama sehingga Jembatan Pongpet kembali menjadi akses yang bisa digunakan warga.
Sekali lagi kita mengajak, mari bersama-sama untuk bangkit membangun kembali akses ini. Sehingga dapat digunakan anak-anak sekolah, petani, dan warga lainnya, ” ucapnya.

Pangandaran